Senin, 02 Mei 2011

Crop Circle di Indonesia

Fenomena Crop Circle di Indonesia

Terbentuknya crop circle seperti terjadi di sawah Desa Rejosari, Jogotirto, Berbah, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (23/1/2011), memang fenomena baru di Indonesia. Walaupun ukurannya cukup besar tapi termasuk crop circles dengan bentuk yang sederhana jika di bandingkan beberapa crop circles yang telah ditemukan dibeberapa negara selama ini.

Penemuan Crop Circle di Sleman ini menimbulkan perdebatan dari berbagai kalangan. Selain masyarakat yang antusias mengunjungi lokasi crop circle, cukup banyak tim yang dari berbagai kalangan yang juga ikut meneliti crop circles tersebut. Antara lain dari komunitas Beta UFO, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN, LAPAN, dan Undip.
Secara umum berdasarkan wacana yang muncul di masyarakat dan peneliti ada 4 pendapat tentang bagaimana terbentuknya crop circle(CC) di Sleman, yaitu: 1. CC Sleman terjadi karena fenomena alam; 2. Crop circles Sleman dibuat oleh manusia; 3. CC Sleman masih misteri dan bukan buatan manusia; 4 CC Sleman dibuat oleh alien.
LAPAN menyimpulkan bahwa crop circle di Sleman dibuat oleh manusia. Kebetulan ada sekelompok mahasiswa UGM yang mengaku membuatnya walaupun setelah dilacak ternyata belum ditemukan siapa mahasiswa tersebut. Sekelompok seniman Yogya menyatakan kekagumannya atas crop circle Sleman jika memang dibuat manusia, karena menggambarkan sebuah karya seni yang indah dengan latar belakang sains matematis. Komunitas Beta UFO sebuah komunitas yang selama ini konsisten meneliti UFO lebih cenderung pada pendapat bahwa crop circles di Sleman bukan dibuat oleh manusia dan proses pembuatannya masih misteri. Mereka belum berani secara langsung menyimpulkan bahwa CC dibuat oleh alien.. Sedangkan pendapat bahwa crop circles terjadi karena fenomena alam di anut beberapa kalangan, antara lain tim dari Undip.

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com